Lirik Lagu Jihan Audy - Sun Sayang
[] Lirik Lagu "Sun Sayang" dari Jihan Audy. Lagu ini masih berupa single yang didistribusikan oleh label Sakura Record. Berikut kutipan lirik lagunya "padahal kemarin baru saja bertemu tetapi sekarang kau bilang kangen rindu padahal kemarin baru saja ku …". Anda bisa berlangganan atau membeli lagu ini lewat media digital resmi seperti Google Play Music, Apple Music dan iTunes, Amazon, Qobuz, Joox, Langit Musik, Spotify, Deezer, KKBOX dan media pembelian resmi online musik lainnya atau anda bisa mendengarkannya lewat saluran Youtube. Selengkapnya Lirik Lagu Sun Sayang yang dinyanyikan oleh Jihan Audy. Semoga lagu tersebut bisa menghibur anda.
Pemberitahuan/Notice: Situs blog ini tidak menyediakan Streaming ataupun Download Mp3 nya karena itu melanggar hak cipta. Dan lirik lagu ini sepenuhnya hak cipta pemiliknya seperti penulis, artis, dan label yang bersangkutan.
Details
Lirik Lagu Sun Sayang - Jihan Audy
Artist : Jihan Audy
Judul Lagu : Sun Sayang
Album : Sun Sayang - Single
Label : Sakura Record
Lirik Lagu Sun Sayang-Jihan Audy
padahal kemarin baru saja bertemu
tetapi sekarang kau bilang kangen rindu
padahal kemarin baru saja ku beri
tetapi sekarang kok kamu minta lagi
katamu wajahku membuatmu terbayang
disana kau kerja nggak fokus cari uang
pengen cepat pulang mau minta sun sayang
agar fikiranmu tenang, sabarlah sayang
di sun sayang peng pisan
kok kang mas keterusan
kecanduan, ketagihan aku wedih kebablasan
cukup sekali jangan kau minta lagi
yen pancen ne tresno
cepet golek atino
lamar aku marang wong tuaku
terus neng penghulu
setelah itu boleh sun sayang aku
yen wes halal tresnomu
bisa sesuka hatimu
sakarepmu pasrah sedino beng pitu
padahal kemarin baru saja bertemu
tetapi sekarang kau bilang kangen rindu
padahal kemarin baru saja ku beri
tetapi sekarang kok kamu minta lagi
katamu wajahku membuatmu terbayang
disana kau kerja nggak fokus cari uang
pengen cepat pulang mau minta sun sayang
agar fikiranmu tenang, sabarlah sayang
yen pancen ne tresno
cepet golek atino
lamar aku marang wong tuaku
terus neng penghulu
setelah itu boleh sun sayang aku
yen wes halal tresnomu
bisa sesuka hatimu
sakarepmu pasrah sedino beng pitu